🔔 Aktifkan notifikasi disini Google News

Kekurangan Template Median UI v1.5 - Banyak Bugs?

Kekurangan Template Median UI v1.5 - Banyak Bugs?
Saifullah.id -
Template Blogger Median UI 1.5 yang sedang populer saat ini ternyata memiliki beberapa kekurangan atau kelemahan yang bisa merugikan pemakainya. Apa saja kekurangan tersebut dan apa dampaknya bagi pengguna template ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Kekurangan Template Median 1.5

1. Bug Pada Tampilan Gambar

Saat kita memposting gambar dengan ukuran Original (Ukuran Asli), pada tampilan Mobile terlihat baik-baik saja. Namun ketika dibuka menggunakan tampilan Desktop. Ternyata gambar pertama blog menjadi tidak presisi di tengah, melainkan keluar dari tepi postingan sebelah kanan.


Padahal ukuran asli gambar sangat diperlukan ketika kita ingin gambar paling atas artikel memenuhi sudut-sudut postingan agar terlihat rapi dan profesional.


Saya sendiri sudah mendiskusikan hal ini kepada pembuat templatenya, tapi tidak ada solusi dari pihak developer mengenai masalah ini. Sehingga, saya harus menemukan sendiri jalan penyelesainnya dengan menambahkan beberapa kode CSS di dalam template.

2. Bug Pada Posisi Lama Membaca

Ada banyak hal yang saya edit di template Median UI, beberapa diantaranya:
  1. Icon darkmode (mode gelap / malam)
  2. Profile penulis ditampilkan pada postingan juga
  3. Header dijadikan sticky (fixed) pada tampilan mobile jadi kalau di scroll tetap terlihat
  4. Header di tambah garis pembatas dan bayang agar terpisah dari artikel
  5. Judul artikel jadi rata tengah (center)
Tapi mungkin 5 hal di atas hanyalah berhubungan dengan selera saja, karena setiap orang bebas memilih mana yang mereka suka. Tapi ada satu hal yang menurut saya kurang enak di lihat yaitu posisi Minute Read yang berdampingan dengan tanggal. Lihat tanda panah (Sebelum dan sesudah di edit):
Saya memperhatikan banyak website besar meletakkan "tanggal" dan "lama membaca" terpisah, alias rata kiri kanan (justify), makanya saya edit bagian ini agar lebih rapi dan presisi dengan nama penulis dan tombol share.
Baca Juga:

3. Bug Pada Iklan Google Adsense

Google Addsense adalah ladang bagi para Blogger untuk menghasilkan uang. Tapi bagaimana jadinya jika ladang tersebut terusik oleh sebuah template?

Ya, template Median UI 1.5 berdampak buruk penghasilan Google Adsense, kenapa? Karena template ini tidak bisa menggunakan ukuran iklan 300x600 dan 336x280 pada tampilan mobile.

Semua ukuran iklan pada tampilan HP akan diubah oleh template ini menjadi ukuran responsif. Kalau di cek melalui Inspect halaman, semua kode iklan akan di paksa menjadi ukuran height:auto!important. Hal ini bisa berakibat menurunkan penghasilan iklan seperti yang sudah saya alami saat ini.

Ukuran iklan 300x600 sangat cocok digunakan pada widget sebelah kanan, tengah artikel, dan pada halaman safelink. Karena ukuran iklan 300x600 memiliki keunikan tersendiri yang bisa memancing pengguna untuk mengkliknya. Tapi sayang, Median UI 1.5 versi Mobile tidak bisa memunculkan iklan ini.

Saya juga sudah berkonsultasi dengan pemilik template, tapi tidak ada solusi lain kecuali disuruh pakai iklan responsif saja.

4. Bug Pada Widget Popular Post

Memodifikasi tampilan blog sesuai dengan yang kita inginkan sangat penting dilakukan, karena masing-masing diantara kita pasti tahu bahwa pengunjung kita memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu.

Sebagai contoh pengunjung blog saya. Mereka lebih suka mengunjungi postingan yang ada gambar thumbnailnya dibanding hanya berupa judul saja.

Nah, kelemahan dari template Median UI 1.5 berikut ini terletak pada gambar thumbnail pada widget Popular Post.

Saat kita mengaktifkan gambar Popular Post, yang tampil hanya satu gambar paling atas. Sementara urutan kedua, ketiga, dan selanjutnya tidak memiliki gambar.

Saya sudah berusaha mengedit bagian ini. Tapi ternyata sangat sulit dan kodenya berbeda dari script yang beredar di Google.


5. Bug Pada Related Post

Related Post seringkali berada pada akhir artikel blog. Biasanya Related Post menampilkan postingan yang berhubungan dengan label atau kategori artikel yang sendang kita baca.

Berdasarkan pengalaman saya, tampilan Related Post yang baik adalah yang bisa terlihat sepenuhnya sehingga lebih mengedepankan prinsip Eye Catching.

Masalahnya, Template Median UI 1.5 ini menggunakan Related Post berbentuk scroll ke kanan. Hal ini membuat pengunjung banyak kerjaan dan sulit menarik keinginan baca para pengunjung. Sehingga berdampak pada jumlah kunjungan atau Page View Blog.
Baca Juga:

 

6. Bug Pada Tabel

Semua tampilan tabel pada postingan sebelumnya akan berantakan setelah pakai template Median UI 1.5. Padahal sebelumnya saya membuat template pakai Table Generator.

Selain itu iklan Google Adsense jika masuk ke dalam tabel akan merusak tampilan tabel yang sudah kita buat.


7. Bug Pada Header Mobile

Kekurangan Template Median UI v1.5 - Banyak Bugs?
Meskipun Median UI di update pada tahun 2021, tapi sangat di sayangkan, header mobile nya belum menggunakan sticky header. Padahal rata-rata website besar sudah menerapkan header sticky agar logo dan menu navigasi terlihat.

8. Bug Pada Lazyload / Lazysize

Seperti yang kita tahu, Lazyload atau Lazysize berfungsi untuk menunda gambar agar tulisan di Blog muncul terlebih dahulu dan gambar baru akan muncul setelah kita scroll halaman.

Lazyload ini sangat membantu mempercepat loading Blog sehingga meningkatkan performa dari Blog kita. Tapi faktanya, Lazyload atau Lazysize yang pasang di template bawaan Median UI sangat tidak berguna.

Lihat grafik berikut ini, saya tes pakai Measure (web.dev) terlihat banyak catatan yang berhubungan dengan efisiensi gambar yang menjadi petanda bahwa lazyload tidak maksimal atau malah tidak berfungsi.
Selain itu pengecekan langsung juga bisa dilihat secara gamblang dengan cara membuka Blog kita, jika gambar langsung terbuka walaupun kita belum scroll ke bawah, maka lazyloadnya tidak berfungsi dengan baik atau mungkin lazyloadnya hanya untuk memuat page lainnya saja.

Berbeda halnya jika Lazyload / Lazysize bawaan dari template Median UI kita hapus semua lalu ganti dengan Lazyload dari saya
function saifulLazyLoad(){eval(function(p,a,c,k,e,d){e=function(c){return(c35?String.fromCharCode(c+29):c.toString(36))};if(!''.replace(/^/,String)){while(c--){d[e(c)]=k[c]||e(c)}k=[function(e){return d[e]}];e=function(){return'\\w+'};c=1};while(c--){if(k[c]){p=p.replace(new RegExp('\\b'+e(c)+'\\b','g'),k[c])}}return p}('u B(){Y(v e=o.1r("B"),t=0;t=0&&t.1w>=0&&t.1v<=(y.1u||o.T.1m)&&t.1k<=(y.1c||o.T.1b)}v b=["\\r\\m\\m\\D\\G\\a\\f\\c\\M\\n\\p\\c\\a\\f\\a\\k","\\h\\f","\\r\\c\\c\\r\\l\\A\\D\\G\\a\\f\\c","\\g\\h\\r\\m","\\p\\l\\k\\h\\g\\g","\\V\\1a\\1e\\R\\h\\f\\c\\a\\f\\c\\M\\h\\r\\m\\a\\m","\\w\\p\\a\\1l\\p\\c\\k\\n\\l\\c","\\r","\\1f\\w\\a\\k\\L\\1j\\a\\g\\a\\l\\c\\h\\k\\W\\g\\g","\\g\\a\\f\\q\\c\\A","\\w\\p\\a\\k\\W\\q\\a\\f\\c","\\c\\a\\p\\c","\\m\\h\\l\\w\\F\\a\\f\\c\\D\\g\\a\\F\\a\\f\\c","\\1i\\h\\m\\L","\\l\\g\\n\\l\\1g","\\p\\l\\k\\h\\g\\g\\1h\\h\\J","\\c\\h\\J","\\q\\a\\c\\S\\h\\w\\f\\m\\n\\f\\q\\R\\g\\n\\a\\f\\c\\1z\\a\\l\\c","\\A\\k\\a\\X","\\a\\1y\\a\\l","\\q\\a\\c\\D\\g\\a\\F\\a\\f\\c\\S\\L\\1F\\m","\\p\\l\\k\\h\\g\\g\\U\\a\\n\\q\\A\\c","\\n\\f\\f\\a\\k\\U\\a\\n\\q\\A\\c","\\J\\k\\a\\G\\a\\f\\c\\V\\a\\X\\r\\w\\g\\c","\\n\\c\\a\\F"];u I(d,j){y[b[0]]?y[b[0]](d,j):y[b[2]](b[1]+d,j)}I(b[3],B),I(b[4],B),o[b[0]](b[5],u(){b[6];Y(v d=o[b[8]](b[7]),j=d[b[9]],s=/1D|1B/i[b[11]](1G[b[10]])?o[b[12]]:o[b[13]],C=u(d,j,s,C){Z(d/=C/2)<1 b="" d-="2)*d*d+2)+j};j--;){d[b[1C]](j)[b[0]](b[14],u(d){v" d="" j:s="" j="" s="" x="o[b[1A]](/[^#]+$/[b[19]](1H[b[18]])[0])[b[17]]()[b[16]],z=s[b[1d]]-y[b[1s]],O=z">E+x?x:z-E,K=1o,H=u(d){j=j||d;v x=d-j,z=C(x,E,O,K);s[b[15]]=z,K>x&&P(H)};P(H),d[b[1E]]()})}});',62,106,'||||||||||x65|_0x1b5d|x74|_0xdd48x2||x6E|x6C|x6F||_0xdd48x3|x72|x63|x64|x69|document|x73|x67|x61|_0xdd48x4||function|var|x75|_0xdd48x7|window|_0xdd48x8|x68|lazy|_0xdd48x5|x45|_0xdd48x6|x6D|x76|_0xdd48xb|registerListener|x70|_0xdd48xa|x79|x4C|src|_0xdd48x9|requestAnimationFrame|isInViewport|x43|x42|documentElement|x48|x44|x41|x66|for|return|||||||||||x4F|clientWidth|innerWidth|21|x4D|x71|x6B|x54|x62|x53|left|x20|clientHeight|data|900|getAttribute|length|getElementsByClassName|22|getBoundingClientRect|innerHeight|top|right|bottom|x78|x52|20|trident|24|firefox|23|x49|navigator|this'.split('|'),0,{}));} eval(function(p,a,c,k,e,d){e=function(c){return c.toString(36)};if(!''.replace(/^/,String)){while(c--){d[c.toString(a)]=k[c]||c.toString(a)}k=[function(e){return d[e]}];e=function(){return'\\w+'};c=1};while(c--){if(k[c]){p=p.replace(new RegExp('\\b'+e(c)+'\\b','g'),k[c])}}return p}('j 4=["\\7\\9\\9\\e\\d\\a\\b\\8\\i\\g\\h\\8\\a\\b\\a\\k","\\f\\c\\7\\9","\\7\\8\\8\\7\\m\\l\\e\\d\\a\\b\\8","\\c\\b\\f\\c\\7\\9"];5[4[0]]?5[4[0]](4[1],6,!1):5[4[2]]?5[4[2]](4[1],6):5[4[3]]=6;5[4[0]]?5[4[0]](4[1],6,!1):5[4[2]]?5[4[2]](4[1],6):5[4[3]]=6;',23,23,'||||_0xdfb4|window|saifulLazyLoad|x61|x74|x64|x65|x6E|x6F|x76|x45|x6C|x69|x73|x4C|var|x72|x68|x63'.split('|'),0,{}));
Maka peringatan dari speed test Measure (web.dev) dan Pagespeed Insight akan berkurang serta skor kecepatan akan bertambah menjadi seperti ini.

Namun, tugas kita belum selesai. Karena gambar author dan relatedpost jadi tidak muncul meski sudah di scroll, karena kode dari Median UI berbeda dari template biasa. Jadi, kita harus edit bagian lain lagi.

Sampai saat ini saya masih mencari cara untuk memperbaiki template ini, begitu semuanya sudah fix. Saya akan bagikan tutorial memperbaiki template Median UI agar lebih sempurna.


Kesimpulan

Meskipun score Performance, Accesibility, Best Practices, dan SEO template Median UI 1.5 tergolong tinggi dan bagus. Tapi ternyata masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki.

Ditambah lagi tidak ada jaminan penghasilan kita jadi tambah naik jika score tinggi tapi tidak ramah terhadap ukuran iklan. Justru menurun dibanding menggunakan template biasa.

Selain itu, template Median UI versi 1.5 ini tidak cocok untuk halaman Safelink, karena tidak bisa menggunakan ukuran iklan yang kita inginkan yang bisa mendongkrak penghasilan.

Jadi, setelah membeli template ini, tugas kita belum selesai, karena masih ada banyak script dan kode yang harus di edit agar lebih maksimal. Cek di sini Solusi bugs pada Median UI


Disclaimer

Postingan ini tidak bermaksud untuk menjelekkan template Median UI 1.5 karena saya sendiri sudah membicarakan keluhan ini ke pembuat template. Postingan ini dimaksud agar pembuat template bisa memperbaiki kekurangan, kelemahan, atau bugs yang ada. Sehingga bisa menghasilkan template blogger yang terbaik.

Sebetulnya kelebihan template Median UI 1.5 juga banyak. Namun, postingan ini berfokus pada kelemahannya saja. Mungkin untuk pembahasan kelebihannya akan dibahas pada kesempatan berikutnya.

Terakhir, postingan ini bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum membeli template lain agar memastikan beberapa fitur penting seperti tampilan, keberagaman ukuran iklan yang di dukung, kecepatan, dan user friendly.

Mau donasi lewat mana?

SeaBank - Saifullah (9016-9529-0071)

BRI - Saifullah (05680-10003-81533)

BCA Blu - Saifullah (007847464643)

JAGO - Saifullah (1060-2675-3868)

BSI - Saifullah (0721-5491-550)
Merasa terbantu dengan artikel ini? Ayo dukung dengan memberikan DONASI. Tekan tombol merah.

Seorang Guru Bahasa Inggris, Kreator Digital, Editor, Publisher, Advertiser, Blogger, Youtuber, Distributor, Desain Grafis, Web Developer, dan Programmer.

23 komentar

Popular Emoji: 😊😁😅🤣🤩🥰😘😜😔😪😭😱😇🤲🙏👈👉👆👇👌👍❌✅⭐
  1. Kalau masalah ganti template itu udah biasa menurunnya trafik, tapi selang waktu akan normal kembali.
    1. Saya gak ada bahas tentang trafik turun mas. Tapi membahas bugs pada beberapa tampilan dan pengaturannya. Hehe
    2. Owh iya maaf mas, hehe
    3. Iya gak apa-apa. hehe... Kalau trafik turun setelah ganti template memang sesuatu yang wajar, makanya saya tidak ada membahas tentang itu sedikitpun.
  2. bang kalau cara mengatasi iklan tengah artikel tidak muncul ditemplate median ui bagaimana ya?
    1. Tutorialnya sudah saya buat. Silakan kunjungi https://www.saifullah.id/2021/07/cara-mengatasi-iklan-tengah-artikel.html
  3. Sangat bermanfaat bro, tertarik pakai template median ui
    1. Terima kasih bro udah mampir.
  4. Betul bang, saya sendiri beli template ini tapi hampir 70% dari template ini saya ubah, dan saya juga heran dengan beberapa penerapan dalam template ini, salah satu yang aneh menurut saya icon pada template ini, icon pesan dan email di jadikan 1, icon sitemap dan toc di jadikan 1, dan juga terkait header yg tidak menggunakan sticky, dan yang paling aneh lagi, saat kita berada di dalam postingan headernya tiba² macam setan hilang, terpaksa saya ubah semua,

    jadi komentar saya ini sekaligus memberikan masukan bagi teman² yang ingin membeli template madiun UI 1.5, jika teman², (mohon maaf), belum paham dalam mengoprek template mending teman tahan dulu niat untuk membeli ya.
    1. Benar banget. Kalau setelah membeli tidak dioprek atau di perbaiki sama sekali justru kayak lebih murah dibanding template gratisan.
  5. abang pake template apa emang?
    1. Pakai template Median UI yang udah di redesain
  6. Bang buat artikel cara pasang iklan in artikel di median UI 1.6 bang? Udah beli template tapi sayang iklan in article yang bisa diisi cuma dua bang padahal ada artikel yang panjang
    1. 1. Aktifkan iklan otomatis di akun Google Adsense.
      2. Edit HTML template
      3. Cari kode </body>
      4. Letakkan kode ini di atasnya &lt;script&gt;
      (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
      google_ad_client: &quot;ca-pub-123456789&quot;,
      enable_page_level_ads: true,
      overlays: {bottom: true}
      });
      &lt;/script&gt;


      5. Ganti angka 123456789 dengan id akun google adsense
  7. Bang, saya pake median ui 1.5, kenapa setiap ganti theme dari dark mode ke light mode atau sebaliknya, ada warna yang error, ya? kayak tulisan menu di sidebar jadi ilang dan popular post juga

    tahu cara fixnya gk bang?
    1. Kode warna di dalam template dibagi jadi dua:
      1. Warna universal
      Contoh penulisan: color: var(--bgbody)
      Kode warna seperti ini memiliki induk, sehingga mereka akan mengikuti perubahan setiap kali warna utamadiubah.

      2. Warna mandiri
      Contoh penulisan: color:#ffffff
      Kode warna seperti ini berdiri sendiri, tidak akan berubah meskipun warna lain diubah

      Jadi, kalau saat menggunakan dark mode (mode malam) ada warna yang error, bisa di pastikan warna yang dipakai oleh widget tersebut menggunakan warna mandiri yang tidak dihubungkan dengan warna utama (induknya)
    2. Cara mengatasi masalah kakak:
      1. Cari kode warna di sidebar dan popular post
      2. Kalau sudah ketemu, cari kode yang mengatur dark mode
      3. Perbandingkan kedua warna tersebut
      4. Lalu ubah kode warna di sidebar dan popular post sesuai format di dark mode
      5. Atau masukkan Class dari sidebar dan popular post ke kode CSS dark mode
  8. Assalamualaikum, mas apakah semua bugs tersebut sudah teratasi pada median UI versi 1.6?
    1. Wa'alaikumsalam. Tidak semua mas. Masih ada beberapa bugs di dalam Median UI 1.6.

      Bahkan yang paling parah fitur Median UI 1.6 lebih sedikit dan lebih sulit di improvisasi.

      Saya sendiri lebih memilih Median UI 1,5 untuk blog utama. Karena lebih baik memperbaiki bugs yang sudah ada di template yang kaya fiturnya daripada update template tapi malah minus.

      Untuk masalah tampilan, sebagian style dari Median UI 1.6 bisa saya pindah ke Median UI 1.5. Jadi lebih worth it.
Centang Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi ketika komentar kamu sudah di jawab.
Parse:

Gambar Quote Pre Kode



  • Home


  • Follow


  • MENU


  • Share


  • Comment
Cookie Consent
Kami menyajikan cookie di situs ini untuk menganalisis lalu lintas, mengingat preferensi Anda, dan mengoptimalkan pengalaman Anda.
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internet Anda. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.